Pilih kualitas yang pas untuk perangkatmu.
Kisah ini berlatar di Pulau Jeju pada era 1950-an, mengikuti perjalanan hidup Ae-Sun dan Gwan-Sik. Ae-Sun adalah gadis pemberontak dan gemar membaca buku yang tidak bisa mengenyam pendidikan formal karena kemiskinan keluarganya. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, ia tetap teguh mempertahankan impiannya untuk menjadi seorang penyair dan selalu mengekspresikan perasaannya secara jujur. Sementara itu, Gwan-Sik adalah pemuda pendiam, tulus, dan pekerja keras yang mendedikasikan hidupnya untuk mencintai serta menghormati Ae-Sun.
Komentar 0
TerbaruAturan komentar
Komentar yang melanggar dapat dihapus pengelola.
Menyiapkan akun…
Memuat komentar…